COVID-19 dunia: Dari saran CDC AS hingga NFT ‘lockdown’ Shanghai

COVID-19 dunia: Dari saran CDC AS hingga NFT 'lockdown' Shanghai

Seorang penduduk difoto di balik penghalang yang menutup suatu daerah selama penguncian, di tengah pandemi penyakit virus corona (COVID-19), di Shanghai, China, Selasa (3/5/2022). ANTARA FOTO/REUTERS/Aly Song/WSJ/sad

Jakarta (ANTARA) – Berikut ini adalah ringkasan berita tentang COVID-19 dari seluruh dunia.

* Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat menyarankan agar pelaku perjalanan tetap memakai masker dalam pesawat, kereta, dan bandara meskipun pengadilan pada April 10 memutuskan mandat masker selama 14 bulan melanggar hukum.

* Empat pihak utama dalam negosiasi tentang pengabaian kepemilikan intelektual vaksin COVID-19 telah mempersiapkan “dokumen hasil” untuk disetujui pihak lainnya, kata WTO (Organisasi Perdagangan Dunia) pada Selasa (3/5). Kesepakatan akhir diharapkan tercapai pada Juni.

* Penduduk Shanghai beralih ke blockchain untuk menyimpan kenangan lockdown COVID-19 selama sebulan. Mereka mencetak gambar dari video, foto dan karya seni tentang derita yang mereka alami sebagai token yang tak dapat dipertukarkan (NFT) agar dapat dibagikan dan tidak dapat dihapus.

* Pabrik vaksin COVID-19 pertama di Afrika terancam tutup setelah tidak menerima satu pun pesanan, kata eksekutif perusahaan itu. Pabrik itu tahun lalu disebut-sebut sebagai perintis di Afrika, benua dengan tingkat vaksinasi yang rendah akibat lambatnya pengiriman vaksin dari Barat.

* Asma di kalangan anak-anak kemungkinan memburuk setelah terinfeksi virus corona, para dokter memperingatkan.

* Pertumbuhan yang melambat dalam produksi dan pengapalan tidak terhindarkan setelah pemulihan dari pandemi, ketika belanja konsumen beralih dari barang ke jasa.

Sumber: Reuters

Updated: September 6, 2022 — 7:34 pm

The Author